Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti

Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti - Apa jadinya jika keyboard pada Smartphone Android kesayangan Anda saat akan digunakan untuk mengetik atau menulis suatu pesan tiba-tiba mengalami error yang disertai dengan munculnya peringatan "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti" atau "Unfortunately Android Keyboard (AOSP) Has Stopped" pada layar?

Cara Mengatasi Keyboard Android yang Error Telah Berhenti

Hal pertama yang pastinya akan menyelimuti pikiran Anda ketika tahu bahwa keyboard pada smartphone androidnya error adalah rasa panik dan juga cemas. Pasalnya sewaktu Anda akan mengetik sebuah pesan teks yang akan dikirim kepada seseorang, tahu-tahu keyboard terhenti dan tidak dapat berfungsi dengan semestinya.

Baca juga:
Cara Mengatasi Aplikasi Android yang Terhenti
* Cara Mengatasi Android yang Sering Restart Sendiri

Waduh gawat nih kalau begini? Kok.. bisa ya keyboard android error? Gimana nih... padahal tulisan yang akan saya kirim ini penting loo? Bisa-bisa jadi berabe nih...? Nah... perasaan bingung dan ngrundel sendiripun mulai membuat Anda menjadi lebih panik. Lantas bagaimana solusinya untuk mengatasi kasus seperti ini?

Mengatasi Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti


Nah... untuk mengatasi permasalahan pada keyboard smartphone yang error yang disertai dengan munculnya peringatan "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti" pada layar sebenarnya tidaklah sulit, asalkan Anda mau mengikuti langkah-langkahnya berikut ini;

# Me-Restart Smartphone

Langkah pertama yang perlu di lakukan adalah dengan cara me-Restart perangkat Android Anda. Caranya tinggal tekan dan tahan tombol power Smartphone Anda lalu ketuk Restart (Mulai Lagi), kemudian tunggu hingga proses selesai.

Namun jika ternyata menggunakan cara yang pertama ini belum berhasil alias Keyboard Android Anda masih error atau belum bisa digunakan dengan semestinya, maka saya sarankan untuk menggunakan langkah yang ke 2 yaitu:

# Membersihkan File Sampah (Cache)

Pada langkah yang ke 2, tugas Anda adalah membersihkan file sampah (cache). Karena jika terlalu banyak file sampah (cache) yang tersimpan didalam sistem Android, maka kinerja daripada Smartphone itu sendiri akan menjadi lelet bin lemot dan bahkan error.

Sebagai contohnya adalah keyboard Android yang tiba-tiba berhenti alias macet yang disertai dengan munculya pesan: "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti". Oleh sebab itu, rajin-rajinlah untuk membersihkan file-file sampah (cache), dengan cara;
* Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
* Lalu menuju ke menu Pengaturan (Settings)
* Kemudian buka manager aplikasi
* Setelah itu pilih Tap Semua
* Selanjutnya cari Aplikasi Keyboard Android (AOSP)
* Lalu Hapus Cache
Nah... selain dengan menggunakan cara diatas, Anda juga bisa menggunakan aplikasi-aplikasi pembersih File Cache seperti Clean Master. Namun jika sudah menggunakan cara yang ke 2 ini, Keyboard masih tetap error, maka saya sarankan untuk menggunakan langkah yang ke 3 yaitu:

# Factory Reset

Jika Anda mencoba memperbaiki keyboard Android yang error menggunakan cara yang pertama dan kedua diatas ternyata belum berhasil juga, maka satu-satunya cara yang masih bisa Anda lakukan sendiri adalah dengan cara Factory Reset.

Nah... untuk mengetahui pengertian dan bagaimana cara melakukan factory reset, silahkan Anda kunjungi pada artikel yang sudah pernah saya bahas sebelumnya dibawah ini:
* Pengertian dan Cara Melakukan Factory Reset di Android
* Pengertian Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Begitulah kira-kira tips dan trik untuk Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti yang bisa saya bagikan pada kesempatan ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sekian dan TerimaKasih.

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP - Sebagai pengguna Smartphone alias Ponsel Pintar tentunya sudah tidak asing lagi dengan aplikasi perpesan yang akan HandRoot bahas pada kesempatan kali ini, yaitu aplikasi WhatsApp atau yang biasa dikenal dengan sebutan WA.

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP

Selain memiliki keunggulan yang mudah digunakan (user friendly), WhatsApp ini juga terkenal sebagai salah satu aplikasi perpesan yang memiliki banyak fitur. Oleh sebab itu, wajar saja jika hingga saat ini jumlah penggunanya yang terus bertambah.

Mengingat WhatsApp adalah merupakan salah satu aplikasi media online seperti halnya BBM, LINE maupun media sosial lainnya, maka ketika ada pengguna baru yang ingin memanfaatkannya harus melalui proses registrasi alias harus memiliki Akun terlebih dahulu.

Baca juga:



Nah... proses registrasi atau pembuatan Account WhatsApp itu sendiri tergolong sangat mudah jika dibanding dengan aplikasi-aplikasi Media Online lainnya. Karena cukup dengan menggunakan nomor HP yang masih aktif, Anda sudah memiliki akun WhatsApp.

Lalu bagaimana jika kita mengganti nomor HP baru, apakah akun WhatsApp yang menggunakan nomor HP lama bisa digunakan di nomor HP yang baru? Ooo... tentu tidak, karena aplikasi WhatsApp hanya bisa digunakan dengan satu nomor HP yang sudah terdaftar dan terverifikasi.

Jadi jika hal diatas Anda lakukan, maka tugas yang perlu Anda lakukan adalah mendaftarkan nomor HP baru tersebut. Artinya setiap kita akan menggunakan aplikasi WhatsApp harus dengan nomor HP yang sudah terdaftar dan terverifikasi atau dengan kata lain satu nomor HP hanya bisa digunakan untuk membuat satu account (akun) WhatsApp saja.

Wah... jika begitu, hal ini tentunya akan menjadi masalah tersendiri terutama bagi para pengguna kartu perdana internet. Pasalnya setiap kali paket data yang terdapat pada kartu internet tersebut habis, maka pengguna akan membeli kartu perdana khusus internet lagi dan pastinya dengan nomor HP yang berbeda alias nomor HP baru.

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP


Nah... untuk menyiasati permasalahan ini, saya akan mencoba berbagi mengenai bagaimana cara agar setiap kita melakukan pergantian nomor HP baru tidak perlu menverifikasikannya di aplikasi WhatsApp. Dan simak cara-caranya dibawah ini;

1. Buka Smartphone Anda seperti biasanya
2. Jika Anda pengguna Smartphone Android langsung saja menuju Google Play Store
3. Lalu cari... Download dan Install aplikasi Primo tersebut


4. Kemudian buka aplikasi Primo tersebut dan klik Sign-Up bagi Anda yang belum memiliki akun di aplikasi Primo (silahkan ikuti petunjuknya).

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP

5. Setelah itu... silahkan masuk ke menu aplikasi Primo, nah... disini kita akan melihat nomor HP yang nantinya akan digunakan untuk proses verifikasi pada Akun WhatsApp Anda.

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP

6. Selanjutnya... copy nomor HP yang terdapat pada aplikasi Primo tersebut dan daftarkan nomor HP tersebut pada aplikasi WhatsApp Anda... lalu pilih metode panggilan suara dengan menge-klik Call As a Verification.

7. Tunggu hingga ada panggilan masuk dari pihak WhatsApp, lalu dengarkan baik-baik karena kode verifikasi yang diberikan dalam bentuk suara. Jika takut lupa, siapkan pulpen dan kertas untuk mencatatnya.

8. Terakhir... masukan kode verifikasi tersebut pada aplikasi WhatsApp Anda... Selesai.

Kini Anda sudah memiliki Account (akun) WhatsApp tanpa harus menggunakan nomor HP yang Anda miliki.

Sekian dan Terimakah.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri - Pastinya Kamu tahu kan... kalo Smartphone Android itu memiliki banyak fitur dan segudang aplikasi yang disuguhkan didalam Play Store yang siap untuk di download setiap saat secara gratis.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri

Banyaknya pilihan aplikasi yang hampir mirip-mirip di setiap kategori yang terdapat pada Play Store, tentunya akan membuat bingung pengguna Smartphone Android ketika akan mendownload suatu aplikasi. All hasil kegiatan install-uninstall-pun dilakukannya demi memilih aplikasi mana yang sekiranya diperlukan.

Nah... setelah dirasa cukup, kini saatnya Anda untuk merasakan manfaat dari aplikasi-aplikasi yang telah Anda download. Perasaan senang-pun ikut menghampiri lantaran segala urusan dan aktivitas yang sifatnya bisa dilakukan dengan menggunakan Smartphone Android dapat terselesaikan dengan mudah.

Namun seiring berjalannya waktu hal yang tak disangka-sangka muncul ketika Smartphone Android terhubung ke internet, tiba-tiba Smartphone tersebut men-download suatu aplikasi ataupun sejenisnya dengan sendirinya tanpa diminta.

Hal ini tentunya akan membuat kita menjadi panik nggak karuan, lantaran selain aplikasi yang ter-download secara otomatis itu juga gak jelas, paket data yang kita milikipun menjadi cepat habis terkuras, sehingga kitapun menjadi tekor.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri


Untuk mengatasi Android yang suka download sendiri sebenarnya tidak perlu dengan perasaan panik, melainkan cukup dengan mengikuti beberapa cara yang akan saya bagikan berikut ini;

# Kita mulai dengan cara yang pertama:

1. Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
2. Langsung saja menuju ke Menu Pengaturan (Settings)
3. Lalu pilih dan buka Manajer Aplikasi (Manager Application)
4. Kemudian pilih dan buka Tab Semua (All)
5. Lalu cari dan buka aplikasi yang bernama Layanan Unduhan Aplikasi (Search Application Provider)
6. Kemudian ketuk Tidak Memungkinkan (Disable)
7. Terakhir silahkan Restart Smartphone Android Anda dan tunggu hingga proses selesai

Jika dengan cara yang pertama ini belum berhasil alias Smartphone Android Anda masih tetap suka download aplikasi sendiri, maka saya minta Anda jangan bertambah panik, tapi silahkan Anda coba lagi dengan menggunakan cara yang kedua berikut ini;

# Cara yang kedua:

Yaitu, dengan melakukan Factory Reset alias Mengembalikan ke Pengaturan Awal (Pabrik). Nah... untuk mengetahui langkah-langkahnya Anda bisa langsung menuju ke Cara Mengembalikan Smartphone Android Seperti Baru Lagi. Dan untuk mengetahui secara detail dari istilah Factory Reset, silahkan Anda baca disini: Pengertian dari Factory Reset, Hard Reset dan Flashing.

Namun setelah menggunakan cara yang pertama dan kedua masih juga belum berhasil, kemungkinannya Smartphone Android Anda sudah terinfeksi Virus (Malware). Nah... solusinya adalah sebagai berikut;

# Cara yang ketiga:

Ingat...!!! Untuk Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri dengan cara yang ketiga ini syaratnya adalah Smartphone Anda sudah di Root. Nah... jika sudah di root, tugas yang perlu Anda lakukan hanya untuk menghapus Folder Snowfoxcr yang ada di Internal Storage maupun External Storage.

1. Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
2. Lalu menuju ke File Saya
3. Kemudian cari dan hapus Folder Snawfoxcr
4. Setelah itu, silahkan Anda download salah satu aplikasi Antivirus dari Play Store, seperti: Malwarebite Anti Virus atau bisa juga Kaspersky Internet Security
5. Lalu langkah selanjutnya hapus semua aplikasi malware yang telah ditandai oleh aplikasi Malwarebite Anti Virus tersebut, atau aplikasi Antivirus lainnya seperti Kaspersky
6. Selesai

Nah... kini Smartphone Android Anda sudah terbebas dari masalah yang tadinya suka mendownload aplikasi sendiri menjadi normal kembali. Sekian dan Selamat Mencoba.

NB; Jika semua cara diatas sudah Anda lakukan namun masih saja belum berhasil, satu-satunya langkah yang perlu Anda lakukan adalah meng-Install Ulang (Flashing) Smartphone Android tersebut.

Terimakasih




Solusi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android

Solusi Akun GOOGLE yang Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android - Jika Anda sudah memiliki akun di Google tentunya Anda juga sudah mempunyai alamat email dari Google atau yang biasa disebut Gmail. Nah... dengan begitu maka Anda juga sudah bisa menikmati layanan (produk) yang disediakan secara gratis oleh Google. Seperti halnya ketika kita akan mengoperasikan ataupun menggunakan pertama kali beberapa fitur yang ada pada Smartphone maupun Tablet Android, diwajibkan untuk memasukkan akun Google yang sudah kita miliki terlebih dahulu.
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Didalam proses memasukkan akun Google kedalam Tablet maupun Smartphone Android, prosedurnya akun harus dapat tersinkronisasi dengan sistem operasi. Karena jika Akun tidak dapat tersinkronisasi dengan sistem operasi maka akan terjadi inkonsistensi data alias tidak memiliki kesamaan data. Nah... bila hal ini terjadi... pastinya Anda akan merasa resah dan gelisah, lantaran Anda tidak dapat menikmati layanan (produk) gratis yang sudah disediakan oleh Google. All hasil Anda juga tidak dapat menggunakan beberapa fitur yang ada pada Smartphone maupun Tablet Android Anda.

Baca juga:



Memang sih..munculnya kasus tidak dapatnya sinkronisasi antara akun Google dengan sistem operasi Android, hingga kini belum ada yang tahu secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Namun yang jelas hingga saat ini banyak pengguna Android mengalami hal seperti ini. Nah... untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, HandRoot akan mencoba berbagi tips dan trik mengenai bagaimana cara mengatasi Akun GOOGLE yang Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android. Dan berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan;

Solusi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android


1. Buka Smartphone maupun Tablet Android Anda seperti biasanya
2. Kemudian langsung menuju ke menu Pengaturan (Settings)
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

3. Lalu buka Tab Akun dan pilih Google
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

4. Setelah itu hapus terlebih dahulu Akun Google Anda yang mengalami masalah tidak dapat sinkronisasi
5. Nah... setelah akun Google yang bermasalah terhapus, lalu masuk kembali pada menu tambah Akun Google.
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

6. Lalu ikuti saja perintahnya dan tunggu hingga proses selesai

Nah... dengan begitu masalah Akun GOOGLE yang tadinya Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android, kini sudah kembali normal alias Akun Google Anda sudah sinkron dengan perangkat Android yang Anda gunakan. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sekian dan TerimaKasih.

Apa itu: Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Dari ketiga istilah yang saya sebutkan pada judul artikel kali ini (Factory Reset, Hard Reset dan Flashing), saya yakin Anda sebagai pemilik dan pengguna Smartphone "Android" pastinya sudah sering kali mendengarnya. Namun tidak menutup kemungkinan juga masih banyak teman-teman kita yang belum mengetahui secara jelas dari ketiga istilah tersebut. Nah... berdasarkan alasan inilah yang membuat saya berkeinginan untuk mencoba menjabarkan secara detail mengenai apa itu Hard Reset, Factory Reset dan Flashing di Android.

Apa itu: Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Akan tetapi sebelum kita membahas lebih lanjut, tidak ada salahnya jika Anda membaca terlebih dahulu mengenai Istilah-istilah yang wajib diketahui bagi pengguna Android. Karena didalam artikel tersebut sebenarnya sudah pernah saya singgung sedikit mengenai istilah Hard Reset, Factory Reset dan Flashing. Yangmana inti dari ketiga istilah tersebut adalah merupakan suatu opsi (pilihan) untuk melakukan tindakan perbaikan ketika sistem operasi yang ada pada Smartphone "Android" Anda mengalami masalah alias error dan berikut adalah penjelasan dari ketiga istilah tersebut;

Mengenal Istilah Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android


# Factory Reset


Sebagai pemilik dan pengguna Smartphone Android pastinya tahu dong... dimana letak menu Factory Reset? Nah... bagi yang memang belum tahu akan letak menu Factory Reset, silahkan Anda buka dan cari saja didalam menu Pengaturan (Settings) Smartphone Android Anda. Dan jika setelan bahasa yang Anda gunakan adalah bahasa Indonesia, maka arti dari Factory Reset adalah Reset Data Pabrik atau yang dikenal dengan sebutan Soft Reset.

Jadi pengertian daripada Factory Reset adalah merupakan suatu cara untuk mengembalikan settingan Smartphone Android ketika mengalami masalah pada software (sistem operasi) ke kondisi semula (default pabrikan) atau seperti waktu pertama kali Anda baru membeli Smartphone tersebut. Artinya jika Anda melakukan Factory Reset semua data yang tersimpan di memoriHP (internal) akan hilang (kecuali aplikasi bawaan/bloatware) dan akan kembali ke pengaturan awal. Selain itu Factory Reset juga merupakan satu-satunya menu yang ditampilkan didalam menu Pengaturan (Settings) untuk melakukan tindakan perbaikan ketika ada kesalahan yang terjadi pada sistem Smartphone Android. Baca juga: Cara Mengembalikan Hp Android Seperti Baru Lagi.

# Hard Reset


Pengertian dari istilah Hard Reset ini sebenarnya intinya hampir sama dengan Factory Reset yaitu sama-sama untuk memperbaiki kerusakan pada software atau pada sistem operasi Android, namun hanya caranya saja yang berbeda. Jika menggunakan jalur Factory Reset kondisi Smartphone Anda masih bisa nyala alias masih bisa masuk ke halaman menu, namun jika kondisi Smartphone tidak bisa masuk ke halaman menu utama (home) alias tidak bisa booting secara sempurna atau gagal booting atau hanya sampai logo saja alias bootloop barulah menggunakan jalur Hard Reset.

Nah... yang sering menjadi pertanyaan disini, dimana letak keberadaannya menu Hard Reset tersebut? Kan...jika menu Factory Reset itu ditampilkan melalui Antar Muka (User Interface) pada menu Pengaturan (Setting), lalu jika Hard Reset itu dimana, kok... saya cari-cari di menu Pengaturan tidak ada ya? Begini ceritanya ...hehe... sebenarnya maksud daripada Hard Reset ini mungkin lebih mengarah ke istilah suatu nama tindakan perbaikan ketika ada kerusakan yang terjadi pada sistem operasi (software) Android.

Jadi secara gampangnya begini, jika Smartphone Android Anda mengalami kerusakan pada sistem operasi ataupun pada softwarenya atau Anda sudah mencoba memperbaiki melalui jalur Factory Reset namun tidak berhasil, maka opsi keduanya adalah dengan cara melalui Hard Reset. Nah... untuk melakukan proses Hard Reset, caranya Anda harus masuk ke menu Recovery Mode terlebih dahulu. Dan untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja menuju ke Cara Masuk Recovery Mode di semua Hp Android.

# Flashing


Sampailah kita pada tahap pembahasan yang terakhir, yaitu Flashing. Nah.. pengertian dari istilah flashing itu sendiri adalah suatu proses install ulang terhadap sistem operasi (software / firmware) Android. Dimana proses install ulang (flashing) ini merupakan opsi terakhir dalam memperbaiki segala kerusakan yang terjadi pada sistem operasi (software / firmware) Smartphone Android yang sudah tidak bisa diatasi dengan cara melalui Factory Reset maupun Hard Reset.

Demikianlah penjelasan dari istilah: Factory Reset, Hard Reset dan juga Flashing yang bisa HandRoot sampaikan. Dan untuk mengetahui tentang bagaimana cara install ulang (flashing) di semua merk dan tipe Hp Android, mungkin akan segera saya bahas di artikel selanjutnya. Sekian dan Semoga bermanfaat.

Terimakasih

Mencegah Konsumsi Kuota dan Baterai yang Boros di Android

Mencegah Konsumsi Kuota dan Baterai yang Boros di Android - Seperti yang sudah pernah HandRoot bahas pada artikel sebelumnya, yakni mengenai beberapa alasan kenapa banyak orang yang tertarik dan memilih untuk menggunakan Smartphone berbasis Android? Nah... salah satu dari beberapa alasan tersebut adalah Smartphone Android memiliki banyak sekali aplikasi yang berpusat di Google Play Store yang siap untuk di download oleh penggunanya.

Mencegah Konsumsi Kuota dan Baterai yang Boros di Android

Jadi dengan begitu maka wajar saja jika para pemilik dan pengguna Android yang mengunduh dan memasang berbagai macam aplikasi didalam Smartphone miliknya guna menunjang kehidupan sosialnya serta aktivitas sehari-hari. Nah... sebagai contohnya adalah aplikasi Media Sosial (MedSos / SosMed), yang mana saat ini sebagian besar pengguna Android memanfaatkannya untuk kegiatan bersosialisasi serta berinteraksi satu sama lain secara online tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Penyebab Paket Data Internet dan Baterai Android Cepat Habis


Yah... sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini ada begitu banyak aplikasi Media Sosial (MedSos / SosMed), yang sudah beredar dan tersedia di Google Play Store. Dan dari kesemua aplikasi MedSos yang ada akan selalu aktif ketika Android kita terhubung ke jaringan Internet. Jadi tanpa kita sadari hal inilah yang sebenarnya memicu konsumsi kuota internet dan konsumsi daya baterai Android menjadi boros alias cepat habis. Lantaran semua aplikasi MedSos yang terpasang di Android Anda akan selalu berjalan di beckground (di belakang layar).

Artikel Terkait:

Oleh sebab itu pada kesempatan ini saya akan mencoba untuk berbagi tips tentang bagaimana cara mencegah atau yang lebih tepatnya cara menghemat kuota Internet dan baterai di semua merek dan tipe Smartphone Android. Namun tips kali ini mungkin akan lebih mengarah kepada para pengguna Android yang saat ini sudah memasang berbagai macam aplikasi Media Sosial, agar tidak lagi merasa boros dalam mengkonsumsi kuota internet dan juga daya baterai.

Mencegah Konsumsi Kuota dan Baterai yang Boros di Android


Nah... berikut tips untuk menghemat kuota internet dan konsumsi daya baterai bagi para pengguna aplikasi Media Sosial (MedSos / SosMed) seperti;

Youtube


Menghemat Kuota Internet bagi pengguna Youtube

Sebagaimana Anda ketahui bahwa YouTube merupakan aplikasi media sosial yang sangat populer dan digemari oleh banyak orang. Namun tahukah Anda bahwa YouTube ini termasuk salah satu aplikasi yang tergolong paling rakus dalam memakan kuota internet sehingga daya baterai menjadi cepat habis.

Nah... langkah yang perlu dilakukan agar kuota internet dan juga baterai menjadi lebih hemat yaitu dengan cara merubah settingan kualitas video yang ada pada YouTube dari resolusi maksimal ke resolusi yang lebih rendah dan berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi YouTube seperti biasanya
  • Lalu silahkan pilih video yang Anda inginkan
  • Kemudian masuk ke menu pilihan yang ada di sebelah kanan atas dengan icon tiga titik berjajar
  • Lalu akan muncul pemberitahuan kualitas resolusi yang sedang Anda gunakan
  • Kemudian silahkan Anda atur sendiri kualitas video yang sekiranya resolusinya lebih rendah, karena jika kualitas video menggunakan resolusi maksimal maka kuota intetnet akan menjadi cepat habis

Instagram


Menghemat Kuota Internet bagi pengguna Instagram

Instagram merupakan aplikasi media sosial kedua setelah YouTube yang juga memakan banyak kuota internet serta menguras daya baterai, maka dari itu patut untuk kita cegah agar bisa lebih hemat.

Nah... langkah yang perlu Anda lakukan agar kuota internet dan juga daya baterai menjadi lebih hemat yaitu dengan cara merubah settingan pada profil Anda dan berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Instagram seperti biasanya
  • Lalu pilih dan buka tab Profil
  • Kemudian ketuk tombol setting (options) dibagian kanan atas
  • Gulirkan kebawah lalu pilih dan buka panel Data Sellular Gunakan (Cellular Data Use)
  • Lalu aktifkan Penggunaan Kurang Data (Use Less Data) dengan cara menggeser toggle switch

Path


Menghemat Kuota Internet bagi pengguna Path

Seperti halnya YouTube dan Instagram, Path ini juga merupakan suatu aplikasi media sosial yang menelan banyak kuota internet serta menguras banyak daya baterai sehingga menjadi cepat habis.

Nah... langkah yang perlu Anda lakukan agar kuota internet dan juga daya baterai menjadi lebih hemat yaitu dengan cara menghentikan fitur autoplay video (pemutar video otomatis) dan berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Path seperti biasanya
  • Lalu masuk ke menu pengaturan (settings)
  • Kemudian cari dan buka menu pengaturan video
  • Setelah itu beri tanda ceklis pada kolom Never Auto-Play, dengan begitu pemutar video tidak berjalan secara otomatis dan video di linimasa hanya akan berjalan ketika Anda menginginkannya

SnapChat


Menghemat Kuota Internet bagi pengguna Snapchat

Hampir tak ada bedanya dengan ketiga aplikasi media sosial yang sudah saya jelaskan diatas, SnapChat ini juga akan selalu aktif dalam mengunduh foto maupun gambar, video dan semua konten yang masuk ketika terhubung ke jaringan internet. Karena memiliki fitur Travel Mode alias mempunyai sifat auto download maka secara otomatis aplikasi SnapChat ini akan menghabiskan banyak kuota intetnet yang akhirnya membuat daya baterai menjadi cepat habis alias boros.

Nah... langkah yang perlu Anda lakukan agar kuota internet dan juga daya baterai menjadi lebih hemat yaitu dengan cara menghentikan fitur travel mode (auto-download) dan berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi SnapChat seperti biasanya
  • Kemudian ketuk SnapChat icon profil Anda
  • Lalu menuju ke Pengaturan dengan mengetuk icon roda gigi di pojok kanan atas
  • Setelah itu scroll kebawah, cari dan buka Additional Services (Layanan Tambahan)
  • Lalu ketuk tab Manager
  • Kemudian non-aktifkan fitur Travel Mode dengan cara menggeser toggle switch, dengan begitu aplikasi SnapChat tidak dapat mengunduh foto maupun gambar, video dan semua konten yang masuk secara otomatis namun hanya dapat diunduh secara manual ketika kita menginginkannya

Demikianlah tips dan trik untuk mengatasi beberapa aplikasi media sosial (Youtube, Instagram, Path dan Snapchat) yang memakan banyak kuota internet dan juga menguras daya baterai di Smartphone Android Anda. Dan untuk pembahasan selain daripada aplikasi medsos diatas akan saya tambahkan (update) dilain kesempatan. Sekian dan Semoga Bermanfaat.

TerimaKasih

Mengatasi Xiaomi yang Gagal Booting [Bootloop] dan Restart Sendiri

Mengatasi Xiaomi yang Gagal Booting [Bootloop] dan Restart Sendiri - Sebagaimana kita ketahui bahwa sehebat apapun produk Smartphone yang dikeluarkan oleh masing-masing vendor pastinya memiliki keunggulan dan kekurangan. Seperti halnya dengan smartphone Xiaomi buatan China, yang terkenal canggih namun masih saja memiliki beberapa kelemahan yang sering dikeluhkan para penggunanya. [Baca disini: Masalah yang Sering Terjadi pada Smartphone Xiaomi dan Solusinya]

Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi

Nah... dari sini saja sudah dapat kita simpulkan bahwa smartphone Xiaomi dengan settingan standar dari pabrik saja masih bisa error apalagi jika si penggunanya sering mengoprek sistem operasi Android MIUI di device default alias bawaan pabrik dengan berbagai versi Costum ROM MIUI yang berbeda. So... pasti Smartphone Xiaomi Anda tidak lama lagi akan menemui berbagai masalah dan kendala, diantaranya akan mengalami Bootloop, Restart secara berulang ulang hingga Mati secara tiba-tiba.

Hayou... jika sudah begini, apa yang harus kita lakukan? Kebetulan saya pengguna Xiaomi Redmi Mi3. Apakah masalah Bootloop dan Restart sendiri ini bisa kita atasi sendiri? Nah... begitulah kira-kira pertanyaan yang sering ditanyakan dari para penggunanya ketika Xiaomi (Redmi Mi3 ataupun tipe lainnya) kesayangannya mengalami masalah Bootloop dan Restart sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya dapat kita tangani sendiri asalkan Anda tidak panik dan tidak terburu-buru pergi ke tukang serviceHP lalu mengikuti trik yang akan saya bagikan berikut ini;

Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi


Langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah seperti Bootloop dan suka Restart Sendiri di Smartphone Xiaomi sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan cara melakukan Wipe&Reset melalui menu MI Recovery Mode, maka InsyaAlloh Xiaomi Anda akan kembali normal seperti baru baru lagi. Namun perlu Anda ketahui sebelumnya, bahwa proses Wipe&Reset ini akan menghilangkan semua data-data yang tersimpan di memori internal, jadi siap-siap saja Anda akan kehilangan semua data penting yang tersimpan di memori internal. Jadi jika masih memungkinkan silahkan Anda backup terlebih dahulu data-data penting Anda.

Artikel Terkait:
Cara Mengembalikan Data yang Terhapus di Android
Masalah yang Sering Terjadi pada Xiaomi dan Solusinya
Cara Masuk ke Menu Recovery Mode di Semua Merek dan Tipe Hp Android

Ok! Kita langsung saja mulai dengan langkah yang pertama, yaitu:

1. Matikan Smartphone Xiaomi Anda seperti biasanya
2. Kemudian masuk ke MainMenu MI Recovery Mode dengan cara: tekan tombol Power dan tombol Volume Up secara bersamaan dan tahan hingga muncul MainMenu MI Recovery dilayar
3. Setelah MainMenu MI Recovery muncul, lalu pilih bahasa English
Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi

* Catatan:
Tombol navigasi pada MainMenu MI Recoveri Mode;
- untuk pilihan naik gunakan tombol Volume Up
- untuk pilihan turun gunakan tombol Volume Down
- untuk menentukan pilihan menu gunakan tombol Power
4. Selanjutnya pilih Wipe&Reset, maka akan muncul menu baru yang terdiri dari:
Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi

5. Dalam Wipe&Reset akan muncul menu baru yang terdiri dari:
Wipe Cache; untuk menghapus semua file sampah
Wipe User Data; untuk menghapus semua data pengguna
Wipe All Data; untuk mengembalikan ke settingan awal
Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi

6. Langsung saja pilih Wipe All Data dan tunggu hingga proses selesai
Cara Mengatasi Bootloop dan Restart Sendiri di Xiaomi

7. Kemudian pilih Back To MainMenu
8. Lalu pilih Reboot dan tunggu hingga proses Booting selesai

* Nah... jika sudah mengikuti langkah-langkah diatas namun Smartphone Xiaomi Anda masih bermasalah alias belum berhasil, maka satu-satunya jalur yang harus ditempuh adalah dengan cara meng-install ulang Smartphone Xiaomi Anda. Sekian dan Semoga bermanfaat.

TerimaKasih